Rabu, 08 Februari 2012

Rasulullah dan Pengakuan Sang Lawan

Assalamu'alaikum Wr. Wb buat sobat blogger dimana pun berada, rasanya sudah lama sekali blog ini gak diurus sebagaimana mestinya, maklumlah semangat untuk buat postingan blog kadang naik tapi lebih banyak mandeg nya....he...he...., seperti kata sobat Blogger Nyanyu Amibae dari Cerita Hujan rumput di blog saya sudah tinggi karena gak diurus selama lima bulan...oke lah untuk memulai 'pembersihan' rumput di blog saya ini...saya hanya bisa menyajikan artikel copy paste dulu, kebetulan masih hangat-hangatnya umat Islam mengenang hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW yang sangat kita cintai.....silahkan nikmati artikel yang saya copy dari Fimadani

Pemimpin yang sangat dicintai rakyatnya sekaligus dihormati lawannya sulit ditemukan di zaman sekarang ini. Kisah ketika Rasulullah akan menunaikan ibadah umrah ke Mekkah dari Madinah (sebelum terbitnya Perjanjian Hudaibiyah) layak menjadi sorotan tersendiri.
Sinyal-sinyal kemenangan yang besar dan keberhasilan dakwah Islam mulai nampak di jazirah Arab. Selagi masih berada di Madinah, Rasulullah bermimpi bahwa beliau bersama sahabat memasuki Masjidil-Haram, mengambil kunci Ka’bah, melaksanakan thawaf dan umrah. Beliau menyampaikan mimpinya pada sekitar 1400 orang sahabat dari Kaum Muhajirin dan Anshar. Menurut perkiraan mereka, pada tahun itu pula mereka dapat memasuki Makkah. Orang-orang Badui yang mendengar niat beliau juga menyatakan diri untuk ikut bergabung.
Tepat pada hari Senin, tanggal 1 Dzul Qa’idah 6 H, Rasulullah dan rombongan mulai meninggalkan Madinah menuju Mekkah. Unta Al Qushwa pun ikut serta. Mereka berangkat tanpa membawa senjata apa pun, kecuali senjata yang biasa dibawa para musafir, yaitu pedang yang dimasukkan ke dalam sarungnya. Basyar bin Sufyan, seorang intel Rasulullah, diminta mencari berita mengenai penduduk Mekkah. Setelah mendapatkan informasi, Basyar menyampaikan bahwa orang-orang Quraisy telah mengumpulkan bala tentara untuk memerangi dan menghalangi Rasulullah dari Baitullah.
Rasulullah kemudian meminta pendapat pada para sahabat, dan Abu Bakar menyampaikan pendapatnya, “Wahai Rasulullah, engkau keluar untuk maksud ziarah ke Baitullah, bukan untuk membunuh seseorang atau memerangi seseorang. Berangkatlah terus! Jika ada orang yang menghalangi kita, kita akan memeranginya.”
Rasulullah kemudian bersabda, “Berangkatlah dengan nama Allah.”
Kemudian mereka berangkat, hingga sampai ke ujung parit di Hudaibiyah. Tiba-tiba datanglah Badil bin Warqa’ Al Khuza’i bersama beberapa orang menyampaikan bahwa Amir bin Lu’ay dari Quraisy sedang menuju lembah Hudaibiyah akan memerangi Rasulullah.
Rasulullah menjawab, “Kami datang hanya untuk melaksanakan umrah. Sekalipun orang Quraisy telah memutuskan untuk berperang, tetapi jika mereka suka, aku minta untuk menangguhkannya. Jika mereka enggan, demi Allah, aku siap memerangi mereka sampai orang-orang yang ada di belakangku tinggal sendirian. Dan Allah pasti akan menyelesaikan urusan-Nya”.
Kemudian Badil menyampaikan pada orang-orang Quraisy.
Badil kemudian menyampaikan hasil pertemuan itu kepada kaum Quraisy. Mendengar laporan Badil, Urwah bin Mas’ud menawarkan diri kepada orang-orang musyrikin untuk membicarakan rincian ucapan Rasulullah. Pertemuan Urwah dan Rasulullah pun tak terelakkan.
Urwah menegaskan lagi kepada Rasulullah, “Apakah engkau kira orang-orang Arab akan membiarkan sanak keluarganya binasa di tanganmu? Jika engkau teruskan rencanam, sungguh orang-orang Quraisy tidak akan lari dan membiarkanmu.”
Mendengar perkataan ini, Abu Bakar yang ada di belakang Rasulullah membalas, “Hai Urwah, isaplah batu berhalamu, Si Latta! Kau kira kami akan lari meninggalkan dia?”
Urwah bertanya kepada Rasulullah, “Siapakah dia?”
Beliau menjawab, “Abu Bakar.”
Urwa lalu berkata “Demi Allah, seandainya aku tidak merasa berutang budi padanya, niscaya akan kubalas!”.
Urwah merasa berutang budi pada Abu Bakar karena Urwah pernah dituntut membayar diat kemudian ia dibantu oleh Abu Bakar.
Urwah kemudian melanjutkan percakapannya. Sambil bicara, ia menjulurkan tangan seperti hendak memegang jenggot Rasullullah, tetapi segera ditepis Al Mughirah bin Syubah seraya berkata, “Jauhkan tanganmu dari jenggot Rasulullah sebelum kutampar mukamu!”
Sambil mengangkat kepala, Urwah bertanya kepada Rasulullah, “Siapa Dia?”
Rasulullah pun menjawab, “Al Mughirah bin Syubah.”
Dan Urwah pun berkata “Pengkhianat kau! Baru saja kemarin aku bersihkan nama baikmu dari kejahatan yang kau lakukan!”
Sebelum masuk Islam, Al Mughirah pernah membunuh 13 orang dan diat tebusan atas semua nyawa itu dibayar Urwah.
Urwah kemudian menyibak kerumunan para sahabat dan kembali kepada rekan-rekannya dari Quraisy. Di sana dia berkata, “Wahai semua orang, demi Allah, aku pernah menjadi utusan untuk menemui para raja, Qaishar, dan Kisra. Demi Allah, aku tidak pernah kulihat seorang raja yang diagung-agungkan rekan-rekannya seperti yang dilakukan rekan-rekan Muhammad terhadap dirinya.”
“Demil Allah,” lanjutnya, “Setiap kali Muhammad mengeluarkan dahak, maka dahak itu pasti jatuh di telapak tangan salah seorang di antara mereka, lalu dia mengusapkannya ke wajah atau kulit badannya. Jika dia memberikan perintah, maka mereka segera melaksanakan perintahnya. Jika dia wudhu, maka mereka seperti sedang bertengkar karena berebut sisa air wudhunya. Jika dia berbicara, maka mereka menghentikan pembicaraan di depannya. Mereka tidak pernah menghujamkan pandangan ke wajah beliau karena penghormatan terhadap dirinya. Dia telah menyampaikan tawaran yang layak kepada kalian. Karena itu terimalah tawaran tersebut.”
Bukan hanya dicintai dan dihormati rakyatnya, Rasulullah sebagai pemimpin bahkan mendapatkan pujian yang nyata dari lawannya.

Source : http://www.sofilmendo.com/2012/04/cara-memasang-iklan-adsense-di-tengah.html#ixzz1t48hubMw

19 komentar:

Nyayu Amibae on 8 Februari 2012 10:26 mengatakan...

kucek2 mata,, rasa tak percaya,, mimpi kah ini??? hehehe

Selamat yo mangcek,, akhirnyaaaaaa,,,, :P

Rasullullah memang is the best,, nabi akhir zaman yang menjadi panutan manusia,,,

cap jempol tuk mangcek,, sekarang aku pecayo klo blog ini memang biso ngurus diri nyo dewek,,,hahahaha.... kaburrrr

M. Chandra Panjinata on 8 Februari 2012 13:42 mengatakan...

he...he...lumayan bicek...males buat artikel dewek copy paste jadilah......biar blog kito dibiarke bae eh Page Rank nyo naik jg ruponyo....ha..ha

http://farid-complete.blogspot.com on 8 Februari 2012 14:04 mengatakan...

Panjang banget artikelnya.
dr tengah baca sdh capek..

M. Chandra Panjinata on 8 Februari 2012 22:03 mengatakan...

@farid: he...he.....maaf nih artikelnya bikin capek...happy blogging !

KangFarhan on 10 Februari 2012 17:12 mengatakan...

Rosululloh memang teladan yang tiada duanya...
sip banget artikel copasnya bang...hehehee

M. Chandra Panjinata on 10 Februari 2012 17:28 mengatakan...

@Kang Farhan: terimakasih sdh berkunjung dan berkomentar....saat males nulis artikel sendiri, saya sangat suka yg namanya copas....he...he...

ventola on 12 Februari 2012 20:47 mengatakan...

denger nama RASULULLAH, aja hati langsung cesssss adem!!! apalagi baca artikel d atas. mantep deh.

M. Chandra Panjinata on 12 Februari 2012 21:42 mengatakan...

@Ventola: he...he...hanya artikel copas gan....trimakasih atas kunjungannya

Jejak Puisi on 13 Februari 2012 16:21 mengatakan...

rasulullah adalh teladan seluruh umat. makanya lawan2 beliau takluk bukan karena kuatny Rasulullah, tapi adalah akhlak beliau yg mulia

thanks dan berbagi sob and keep posting y... salam blogger ^^

M. Chandra Panjinata on 13 Februari 2012 16:27 mengatakan...

@Jejak Puisi: bener banget sob....Rasulullah sosok Uswatun Hasanah yang tiada duanya...happy blogging

SAGITA COM on 15 Februari 2012 19:35 mengatakan...

Postingan yang sangat bagus, ijin nyimak aja ya ?

hzndi on 15 Februari 2012 20:08 mengatakan...

cuma Dia yang paling Sempurna

Ummiega on 16 Februari 2012 02:51 mengatakan...

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Nurrohmat Triatmojo on 16 Februari 2012 14:45 mengatakan...

Rasulullah Muhammad SAW, memang harus dijadikan suri tauladan yang baik bagi kita. Amin..

Sukses selalu ya, jangan lupa komen balik....

Salam
http://nurrohmattriatmojo.blogspot.com/

CahNdeso on 16 Februari 2012 22:53 mengatakan...

Saya follow @ 198 (CahNdeso).. bukti saya suka dikau, Sahabatku...

Amelia Khansa on 18 Februari 2012 17:52 mengatakan...

kereeennn abieezz lanjutkan.. !!!

M. Chandra Panjinata on 19 Februari 2012 08:47 mengatakan...

terima kasih yang sudah komen dan follow....

Adi Doya on 25 Februari 2012 22:44 mengatakan...

Pernah dengar tentang "Ayat2 Setan" ?
Isinya bukan mantra2 kaya punya mbah dukun :)
Buat yg penasaran klik ajj link ini -----> http://j.gs/cRp

ale kaleng on 28 Februari 2012 14:43 mengatakan...

alhamdulillah :D makasih atas tausyiahnya :D

Poskan Komentar

 

Followers

Geo Toolbar


counter Search Engine Submission - AddMe Free Auto Backlink Generator Google PageRank Checker

Free Auto Backlink Free Automatic Backlink Indonesian Blogger Computers
tandblekning hemma Top Blogs Family Blogs
Best Blogs Growth and Education Blogs - BlogCatalog Blog Directory blogarama - the blog directory Backlink Lists|Free Backlinks | From www.upahkita.blogspot.com!---Script By Januar Anas--->

Banner Sahabat


Edit Foto Online

tutorial ilmu grafis indonesia
ilmugrafis indonesia

Zona-Klik


Seo Tutorial Blogger Heryan Tony aleet business blog Serba Blog AGUSTOMY.BLOGSPOT.COM BOOK ONLINE
BOOK ONLINE
COMPLETE - All in One Blog

Tips & Tutorial

Sumber: http://bukanisapanjempol.blogspot.com/#ixzz0sgtj3OrJ
Photobucket


emo http://img819.imageshack.us/img819/8314/barnersontaman.gif legitimatepaidtoclickinfo
Universitas Negeri Malang
FAIJAL Create your own banner at mybannermaker.com! Belajar dan Berbagi Untuk Semua. yafisite www.fonts-guru.blogspot.com Lose Weight Fast

CindeNian



Tips & Trik belajar nge-blog

Tips, Triks, Tutorial Blog, Facebook, and Free Download Software Suara Hati

Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Vector by DaPino